
Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kategori pendidikan dalam ajang National Governance Awards 2026 Sinergi Nusantara Untuk Indonesia Emas yang diselenggarakan oleh Metro TV, berlangsung di Grand Ballroom The Ritz-Carlton Hotel, Mega Kuningan Jakarta,Jumat (24/4/2026).
Penghargaan
ini menjadi bentuk apresiasi atas berbagai terobosan yang dilakukan
Pemprov Kalteng dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis
teknologi dan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat.
Ajang
penghargaan nasional tersebut digelar dalam rangka momentum Hari Otonomi
Daerah yang diperingati setiap 25 April, sebagai bentuk pengakuan terhadap
daerah yang berhasil menghadirkan inovasi dan dampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah daerah dinilai tidak hanya dari aspek kebijakan, tetapi juga
implementasi program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, termasuk sektor
pendidikan.
Keberhasilan
Kalimantan Tengah dalam meraih penghargaan ini tidak terlepas dari penguatan
ekosistem digitalisasi pembelajaran yang terus dikembangkan secara masif.
Pemprov Kalteng dibawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran mendorong
pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, mulai dari penggunaan
perangkat digital di sekolah hingga pengembangan sistem pembelajaran berbasis
daring yang adaptif dan inklusif, seperti Kelas Digital Huma Betang,
Pembelajaran Hybrid, Pembelajaran Bahasa Asing dan lainnya.
Digitalisasi
tersebut juga ditopang dengan penyediaan sarana dan prasarana pendidikan
modern, seperti TV interaktif atau papan tulis interaktif yang kini mulai
digunakan di semua SMA/SMK/SKH se-Kalimantan Tengah. Langkah ini dinilai mampu
meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus menjawab tantangan pendidikan di
era transformasi digital.
Selain
itu, program unggulan sekolah gratis dan kuliah gratis menjadi faktor penting
dalam meningkatkan akses pendidikan di Kalimantan Tengah. Program ini
memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya dari kalangan
kurang mampu dan dari pedalaman, untuk mengenyam pendidikan tanpa terbebani
biaya.
Plt.
Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan
bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak dalam mendorong
transformasi pendidikan di daerah.
“Penghargaan
ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat ekosistem digitalisasi
pembelajaran di Kalimantan Tengah. Kami ingin memastikan bahwa seluruh peserta
didik, baik di perkotaan maupun wilayah terpencil, mendapatkan akses pendidikan
yang berkualitas melalui pemanfaatan teknologi,” ujarnya.
Ia
juga menambahkan bahwa program sekolah dan kuliah gratis merupakan bagian dari
komitmen pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Gubernur H Agustiar Sabran
dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kami
tidak ingin ada lagi anak-anak di Kalimantan Tengah yang putus sekolah karena
keterbatasan biaya. Melalui program sekolah gratis dan kuliah gratis, kami
membuka akses seluas-luasnya agar generasi muda bisa meraih masa depan yang
lebih baik,” tambahnya.
Ke
depan, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi di sektor
pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi
juga peningkatan kualitas pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.
Penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam
mengembangkan pendidikan berbasis teknologi dan inklusif menuju Indonesia Emas
2045.
Untuk
diketahui, Nasional Government Awards 2026 Ajang Apresiasi Bagi Kepala Daerah
Berprestasi ini menghadirkan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana,
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menko Bidang
Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini dan Menteri Ferry
Juliantono.
