
Hallo Smadaraya✌
SMAN 2 Palangka Raya kembali
mencatatkan langkah progresif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di
lingkungan pendidikan melalui Launching Integrasi Kurikulum Anti Narkoba
(IKAN). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting yang
terpusat di ruang rapat BNNP Kalimantan Tengah dan dihadiri oleh Dinas
Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah serta jajaran BNNP Provinsi Kalimantan
Tengah.
Launching ini menjadi bagian dari
gerakan Ananda Bersinar, akronim dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari
Anak, Bersih Narkoba, yang menekankan pentingnya peran pelajar sebagai garda
terdepan dalam membangun generasi yang sehat, sadar, dan berintegritas.
Dalam momentum tersebut, SMAN 2
Palangka Raya resmi ditunjuk sebagai pioneer dan pilot project Integrasi
Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) satu-satunya di Kalimantan Tengah. Penunjukan ini
menjadi bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas konsistensi sekolah dalam
mengembangkan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba).
IKAN dirancang sebagai inovasi
kolaboratif yang mengintegrasikan materi pencegahan narkoba ke dalam proses
pembelajaran di berbagai mata pelajaran, penguatan layanan bimbingan dan
konseling, serta pembentukan budaya sekolah yang mendukung ketahanan diri
peserta didik. Melalui pendekatan kurikulum terintegrasi, edukasi anti narkoba
tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga membangun kesadaran, sikap, dan
keterampilan hidup (life skills) siswa.
Sebagai sekolah pionir, SMAN 2
Palangka Raya akan menjadi model implementasi IKAN yang nantinya dapat
direplikasi oleh sekolah lain di Kalimantan Tengah. Langkah ini diharapkan
memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan BNNP dalam menciptakan
lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas narkoba.
Dengan semangat Ananda Bersinar,
SMAN 2 Palangka Raya meneguhkan posisinya sebagai pelopor perubahan dan benteng
pendidikan karakter dalam mewujudkan generasi Kalimantan Tengah yang tangguh
dan bersih dari narkoba.
SMADA Bersinar, Generasi Hebat
Tanpa Narkoba