Hallo Smadaraya

SMAN 2 Palangka Raya kembali mencatatkan langkah progresif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan melalui Launching Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN). Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting yang terpusat di ruang rapat BNNP Kalimantan Tengah dan dihadiri oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah serta jajaran BNNP Provinsi Kalimantan Tengah.

Launching ini menjadi bagian dari gerakan Ananda Bersinar, akronim dari Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak, Bersih Narkoba, yang menekankan pentingnya peran pelajar sebagai garda terdepan dalam membangun generasi yang sehat, sadar, dan berintegritas.

Dalam momentum tersebut, SMAN 2 Palangka Raya resmi ditunjuk sebagai pioneer dan pilot project Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) satu-satunya di Kalimantan Tengah. Penunjukan ini menjadi bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan atas konsistensi sekolah dalam mengembangkan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba).

IKAN dirancang sebagai inovasi kolaboratif yang mengintegrasikan materi pencegahan narkoba ke dalam proses pembelajaran di berbagai mata pelajaran, penguatan layanan bimbingan dan konseling, serta pembentukan budaya sekolah yang mendukung ketahanan diri peserta didik. Melalui pendekatan kurikulum terintegrasi, edukasi anti narkoba tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga membangun kesadaran, sikap, dan keterampilan hidup (life skills) siswa.

Sebagai sekolah pionir, SMAN 2 Palangka Raya akan menjadi model implementasi IKAN yang nantinya dapat direplikasi oleh sekolah lain di Kalimantan Tengah. Langkah ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan BNNP dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas narkoba.

Dengan semangat Ananda Bersinar, SMAN 2 Palangka Raya meneguhkan posisinya sebagai pelopor perubahan dan benteng pendidikan karakter dalam mewujudkan generasi Kalimantan Tengah yang tangguh dan bersih dari narkoba.

SMADA Bersinar, Generasi Hebat Tanpa Narkoba